Sinar mentari menembus jendela kecil dari kamar seorang anak yang masih terlelap dari tidurnya. “Kina. . . ayo bangun sayang! Kita sarapan dulu!” Ujar seorang pria yang baru saja masuk ke kamarnya. “Hhh. . . . aku masih...
SEMAKIN MENARIK,PELEPASAN 25 SANTRI BEASISWA DALAM dan LUAR NEGRI & PERESMIAN GERSAMI Dalam Rangka Keberangkatan sekitar 25 santri Pondok Pesantren Al Ittifaqiah ke Al Adzhar Mesir, Antasari Kalimantan, Al bir Makasar dan UIN dalam waktu dekat , yang...
Ratusan Santriwati Kampus A Pondok Pesantren Al Ittifaqiah Ogan Ilir Sumatera Selatan Di pimpin Oleh Mudir Drs KH Mudrik Qori MA dan di dampingi Oleh Ketua yayasan Islam Drs KH Samsul Bahri Har menyambut kedatangan 35 peserta dari...
Setelah kurang lebih enam hari kegiatan masa ta'aruf santri(mastasa) yang di adakan pagi, sore , maupun malam tidak membuat para santri bermalas-malasan.Tepatnya berada di lapangan kampus A pusat.Selasa,18 juli 2017 berlangsung. Pagi yang di guyuri butiran rintik air...
Pandangan gelap di depan mata Menyelusuri semua cobaan yang ada Menari jalan menuju kebenaran Untuk mencapai suatu keadilan Tiada tempat untuk berteduh Demi menggapai suatu kebenaran Terus berjuang ke depan Tanpa mendengar perkataan orang Oh Tuhan. . ....
Ya Allah. . . Yang Maha menguasai kerajaan Yang menciptakan tujuh langit Menciptakan manusia dengan sempurna Menghiasi langit dengan bintang Ya Allah. . . Engkau berikan azab Pada orang yang ingkar pada-Mu Engkau telah berikan peringatan Tetapi umat-Mu...
Kau Sang pencipta Yang menciptakan dunia ini Kau Sang penguasa Yang menguasai dunia ini Kaulah yang Maha penyayang Kau memberikan kami ujian Ketika kami mulai jauh dari-Mu Agar kami dekat dengan-Mu Wahai Tuhanku Engkau memberikan kami Kesenangan dunia...
Pagi yang cerah di hari kedua masa taaruf santri (mastasa) yang bertepatan pada tanggal 13 juli 2017 Di mana para organisasi yang sering di sebut OSPI mengarahkan ratusan santri baru untuk berkumpul di masjid atthoriq yang berada di...
Siang yang panas dengan terik matahari sangat menyengat membuat gadis kecil berumur empat tahun dengan balutan gamis pink serta jilbab rabani berwarna biru laut itu meringis mengeluh kepanasan. “Udah panas, keringetan, gerah, jalan kaki lagi.”Gerutunya seraya mengelap keringat...
Ibu. . . Apa kabar dirimu? Masihkah maghrib mu semeriah dulu? Masihkah sahur mu seceria dulu? Yang sekarang tanpaku Sang pejuang perkasamu Ibu. . . Tahukah kamu? Pejuangmu ini telah merindu Kolak candil buatan tanganmu Suaramu yang membangunkan...